Kapten Timnas Indonesia Tenang Hadapi Provokasi Vietnam, Ini Alasannya

7 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Vietnam menjadi lawan krusial timnas Indonesia pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 atau ASEAN Hyundai Cup 2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026).

Partai ini sangat menentukan langkah kedua tim ke babak semifinal. Tensi duel diperkirakan tinggi mengingat posisi klasemen dan rivalitas yang terus berulang.

Vietnam sudah memainkan tiga laga dengan total tujuh poin. Mereka imbang melawan Singapura dan menang atas Kamboja serta Timor Leste.

Indonesia baru dua kali bermain dan selalu menang atas Kamboja serta Timor Leste. Situasi ini membuat bentrokan di Cibinong menjadi penentu arah Grup A.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Laga Penentu Indonesia vs Vietnam

Taruhan laga Indonesia vs Vietnam adalah tiket empat besar. Kemenangan akan mengamankan posisi, baik sebagai pemuncak klasemen sementara maupun minimal menjaga jalur runner-up.

Kapten timnas Indonesia, Rizky Ridho, menegaskan urgensi pertandingan ini bagi skuat Merah Putih. Ia menyebut momentum ini sebagai ujian sesungguhnya di fase grup.

"Ini pertandingan yang sangat penting juga di grup kita. Meskipun semua pertandingan sangat penting, tapi besok bisa dibilang jika kita memenangkan pertandingan, kita sudah otomatis satu langkah ke semifinal. Entah itu runner-up atau juara grup," ujar Ridho dalam jumpa pers di GBK, Minggu (2/8/2026).

Di sisi lain, peta klasemen memberi tekanan berbeda untuk kedua tim. Vietnam memulai matchday ketiga dengan tujuh poin dari tiga laga, sementara Indonesia baru menyelesaikan dua pertandingan dengan hasil sempurna.

Dengan latar itu, hasil di Pakansari bisa langsung mengubah konstelasi Grup A. Satu kemenangan akan sangat memengaruhi peluang ke semifinal bagi kedua kubu.

Tak Cemas Permainan Keras, Ada VAR

Isu permainan keras dan provokasi sering menyertai pertemuan Indonesia kontra Vietnam. Namun, Rizky Ridho menyatakan timnya tak terganggu oleh narasi tersebut.

Menurut Ridho, penggunaan Video Assistant Referee (VAR) pada kejuaraan kawasan ini menjadi faktor yang menenangkan. Ia menilai setiap tim akan lebih berhati-hati dalam duel berintensitas tinggi.

"Saya rasa saya fokus pada tim kita sendiri. Dan mungkin mereka tidak akan melakukannya (permainan keras dan provokasi), yang dilakukan beberapa tahun yang lalu pada pertandingan besok, karena kita menggunakan VAR juga. Jadi pasti mereka akan hati-hati sama seperti kita," tutur Ridho.

Ridho menekankan fokus internal sebagai kunci menghadapi situasi emosional di lapangan. Ia menilai disiplin, organisasi, dan kontrol emosi akan menentukan hasil.

Dengan teknologi VAR, keputusan krusial bisa ditinjau ulang. Situasi ini diyakini membantu menjaga fairness pertandingan di momen-momen genting.

Ujian Sesungguhnya dan Pujian untuk Vietnam

Meski Vietnam sebelumnya tertahan imbang tanpa gol melawan Singapura, Ridho menilai kualitas tim asuhan Kim Sang-sik tetap berbahaya. Ia menggarisbawahi perlunya kewaspadaan penuh.

Ridho juga mengingat status Vietnam dalam dua tahun terakhir. Rapor positif di kejuaraan Asia Tenggara menjadi pengingat bahwa lawan memiliki kapasitas besar.

"Yang terpenting, kita fokus pada tim kita sendiri. Kita tahu Vietnam punya banyak kualitas, dia juga juara di kompetisi ini dua tahun kemarin. Jadi besok adalah tes yang baik buat kita. Jadi dengan dukungan suporter mungkin kita harus menampilkan yang terbaik agar bisa membawa 3 poin," tegas Ridho.

Indonesia datang ke partai ini dengan dua kemenangan beruntun atas Kamboja dan Timor Leste. Performa tersebut menjadi modal, namun pengujian sebenarnya baru hadir saat menantang Vietnam.

Dukungan publik diperkirakan memadati Stadion Pakansari. Energi dari tribune diharap menjadi bahan bakar tambahan saat duel menentukan Grup A tersebut digelar.

Read Entire Article
Bola Indonesia |