Komposisi Ideal Lini Depan Timnas Indonesia Hadapi FIFA ASEAN Cup 2026: Ole Romeny Jadi Tumpuan

14 hours ago 9

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan menjadi tuan rumah Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen itu rencananya digelar di Jakarta dan Bandung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026.

Sejauh ini ada dua tim yang sudah pasti menjadi lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka adalah Timnas Malaysia dan Timnas Singapura. Sementara satu tim lainnya masih menunggu kepastian untuk menggantikan India yang memilih mundur.

Timnas Indonesia akan dipimpin John Herdman, mengemban misi menjadi yang terbaik dalam turnamen nanti. Setelah kegagalan meraih prestasi di Piala AFF 2026, turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 dapat dijadikan obat kekecewaan.

John Herdman telah memimpin Timnas Indonesia meraih lima kemenangan, satu kali imbang, dan dua kali kalah sejak bekerja pada Januari 2026. Tim Merah-Putih mencetak 17 gol dan kemasukan enam gol. Selain itu John Herdman mempersembahkan rata-rata dua poin per pertandingan.

Tantangan berikutnya adalah membangun kembali kekuatan Timnas Indonesia di pentas FIFA ASEAN Cup 2026. Lini depan skuad Garuda mendapat perhatian, dengan Herdman diharapkan membawa kekuatan terbaiknya.

Yuk simak ulasan lini depan ideal Timnas Indonesia menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 berikut ini:

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Ledakan Ole Romeny

Ole Romeny adalah senjata utama sebagai ujung tombak Timnas Indonesia sejak dinaturalisasi setahun lalu. Ia berkontribusi dengan mencetak enam gol dari 10 laga bersama Timnas Indonesia.

Musim lalu bisa dibilang kurang bersahabat baginya setelah menghadapi proses pemulihan cedera bersama Oxford United. Namun kini, Ole seperti terlahir kembali, setelah hijrah ke Fortuna Sittard dalam persaingan Eredivisie.

Ia menjadi rekrutan yang cukup memuaskan bagi Fortuna Sittard. Ole langsung mencetak gol pada pekan pertama Eredivisie, tatkala Fortuna menahan imbang juara bertahan PSV Eindhoven 2-2 dua pekan lalu.

Ketajaman Ole Romeny seperti terasah kembali sekarang. Dengan kondisi yang sudah pulih dan bugar, pemain berusia 25 tahun itu dipercaya tetap menjadi striker utama Timnas Indonesia menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026.

Dengan postur 185 cm, Ole Romeny mahir dalam dribel, akselerasi cepat, ketenangan dalam situasi satu lawan satu, mobilitas tinggi, serta visi bermain mirip playmaker yang membuatnya bisa turun menjemput bola dan membuka ruang.

Mitchell Baker Bisa Jadi Opsi

Timnas Indonesia masih memiliki segudang amunisi di sektor penyerangan. Apabila Ole Romeny menghadapi kebuntuan atau dalam kebutuhan pelatih John Herdman memerlukan rotasi, masih ada nama Mitchell Baker.

Mitchell Baker tampil impresif di Piala AFF 2026. Masih berusia 19 tahun dan baru menjalani debut setelah dua pekan disumpah menjadi WNI, ia langsung menjadi mesin gol Timnas Indonesia.

Empat gol dalam empat pertandingan, menjadi catatan mengesankan bagi pemain asal klub Vermont Green FC di Amerika Serikat. Distribusi golnya antara lain adalah hattrick dalam debutnya saat melawan Kamboja. Disusul satu gol pengunci kemenangan saat menghajar Timor Leste

Dengan dibekali postur mencapai 196 cm, Baker jelas memiliki keunggulan dalam duel udara, pintar mencari ruang di kotak penalti, kuat menahan bola sebagai target man, serta efisien dalam penyelesaian akhir atau finishing.

Sentuhan Bomber di Liga Lokal

Tidak hanya pemain-pemain abroad di Eropa. Pemain yang sedang berkiprah di kompetisi domestik seperti BRI Super League, bisa dipertimbangkan oleh John Herdman.

Tren pemain diaspora yang bersaing di kompetisi domestik Indonesia bertambah kencang. Setelah diawali Rafael Struick, kemudian menyusul Eliano Reijnders, Thom Haye, Mauro Zijlstra, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, dan terbaru adalah Ragnar Oratmangoen.

Ragnar meninggalkan Eropa setelah bermain untuk FCV Dender di Belgia, dan sekarang bermain untuk Persib Bandung. Ketajaman Ragnar masih ada, setelah tampil di Piala AFF 2026. Ia mencetak gol ke gawang Singapura, meski Indonesia gagal melaju jauh.

Striker-striker produk dalam negeri juga bisa menjadi pilihan menarik, seperti Ramadhan Sananta yang mulai mencari panggung bersama Persebaya. Kemudian ada Beckham Putra yang kecepatannya bisa diandalkan.

Marselino Ferdinan yang baru saja menyelesaikan tindakan operasi, dapat diandalkan jika kondisinya memungkinkan. Striker muda naturalisasi Luke Vickery yang bermain di Liga Australia juga bisa dicoba untuk menambah kedalaman lini depan Timnas Indonesia.

Read Entire Article
Bola Indonesia |