Misi Keluar Zona Degradasi BRI Super League, PSBS Biak Bertekad Konsisten saat Hadapi Persija

17 hours ago 6

Bola.com, Sleman - Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, menegaskan timnya ingin konsisten sepanjang pertandingan saat menghadapi Persija Jakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Tim berjulukan Badai Pasifik itu dijadwalkan menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-28 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (18/4/2026) pukul 19.00 WIB.

"Targetnya seperti yang kami coba lakukan sejak awal periode ini, ketika melawan Bali United dan Borneo FC. Kami ingin berkembang dan bermain bagus sepanjang pertandingan, tidak hanya 30 menit atau satu babak saja," ujar Mihail kepada Bola.com, Selasa (14/4/2026).

Pelatih asal Rumania itu menekankan pentingnya menjaga performa tim dari awal hingga akhir laga. Ia juga cukup puas dengan kontribusi pemain pelapis yang dinilai mampu menjaga ritme permainan.

"Kami ingin melakukan yang maksimal sepanjang pertandingan. Kami juga melihat saat melawan Borneo FC, ketika kami mengganti dua atau tiga pemain, yang penting kami berhasil menjaga ritme permainan sedikit," tambahnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Waspadai Kekuatan Persija

Menghadapi Persija Jakarta, Mihail menilai sang lawan memiliki karakter permainan yang mirip dengan tim-tim besar lain seperti Bali United dan Borneo FC. Ia menyoroti gaya bermain ofensif Macan Kemayoran yang dipoles pelatih asal Brasil.

"Ini tim yang hampir mirip dengan Bali United dan Borneo FC. Ini tim yang bagus, mereka punya pelatih asal Brasil yang mendorong kreativitas, memiliki tim yang sangat ofensif yang memainkan sepak bola modern," katanya.

Menurut Mihail, tekanan untuk selalu menang menjadi bagian dari identitas Persija sebagai tim besar. Namun, mantan pelatih PSS Sleman itu melihat peluang tetap terbuka bagi timnya.

"Mereka tim dengan banyak penonton, punya kewajiban untuk selalu menang dan bermain bagus. Namun, di tempat kami tanpa penonton, peluangnya hampir sama besar. Jika kami memiliki sikap yang baik, berjuang sampai akhir, kami juga bisa meraih hasil yang bagus," ucap Mihail.

Main Seimbang, Tak Sekadar Bertahan

Disinggung soal strategi, Marian Mihail memastikan PSBS Biak tidak akan bermain bertahan total. Ia menginginkan timnya tetap tampil seimbang antara menyerang dan bertahan.

"Tidak. Kami akan bergantian, kami akan bermain seperti saat kami bermain di Bali dan melawan Borneo FC. Kami adalah tim kecil dan wajar jika saat Anda bermain melawan tim besar Anda harus lebih berhati-hati," paparnya.

"Jadi, kita tidak boleh membiarkan diri terbuka dengan mudah. Kami akan bermain sangat seimbang. Kami juga akan menyerang tetapi kami juga akan bertahan karena kelemahan kami ada di pertahanan," imbuh Mihail.

Misi Keluar dari Zona Degradasi

Duel kontra Persija menjadi ujian berat bagi Tim Badai Pasifik yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi. Performa PSBS memang masih jauh dari kata memuaskan.

Sandro Embalo dkk. baru saja menelan kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC pada pekan kemarin. Hasil itu membikin PSBS terpuruk di peringkat ke-18 dengan koleksi 18 poin dari 27 pertandingan.

Bahkan, PSBS merupakan satu-satunya tim yang belum meraih kemenangan pada putaran kedua musim ini. Dari 10 laga, mereka cuma mampu mengukir dua hasil imbang dan delapan kekalahan.

Selain itu, lini pertahanan jadi sorotan. PSBS tercatat sebagai tim dengan jumlah kebobolan terbanyak musim ini, yakni 64 gol dan baru mencetak 29 gol. Kondisi ini membuat laga versus Persija bakal semakin menantang bagi mereka.

Persaingan di BRI Super League

Read Entire Article
Bola Indonesia |