Pegadaian Championship: PSS Fokus Kunci Kemenangan atas PSIS, Saatnya Ukir Sejarah Promosi

9 hours ago 4

Bola.com, Sleman - PSS Sleman berada di ambang promosi. Laga kontra PSIS Semarang pada pekan ke-27 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 menjadi penentu langkah Super Elang Jawa menuju BRI Super League musim depan.

Duel yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026) pukul 15.30 WIB itu, merupakan momen krusial. Kemenangan akan memastikan tiket promosi langsung, sekaligus menutup persaingan dengan dua rival terdekat.

Pada konferensi jelang laga, Sabtu (2/5/2026), pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, memastikan timnya sudah melakukan persiapan maksimal, baik dari sisi mental maupun fisik.

"Yang pasti kita besok (hari ini) sore sudah mempersiapkan tim baik itu secara mental, fisik, dan yang terpenting tujuan akhir dari kami adalah untuk lolos Liga 1," ujar Ansyari.

"Jadi semua pemain harus fokus, bertanggung jawab, kerja keras karena dengan kemenangan kita bisa membahagiakan seluruh masyarakat Sleman," sambungnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Waspadai PSIS Tanpa Beban

Meski lawan sudah dipastikan aman dari ancaman degradasi, pelatih berusia 55 tahun itu menilai situasi tersebut justru bisa jadi ancaman tersendiri bagi skuad Elang Jawa.

Menurutnya, tim yang bermain tanpa beban seringkali tampil lebih lepas dan berbahaya. Ansyari berharap anak asuhnya mampu menjaga kolektivitas permainan dan memanfaatkan dukungan suporter di kandang sendiri.

"Ada plus dan minusnya karena mereka pasti bermain lepas karena sudah bertahan di Liga 2 dan itu yang harus kami waspadai karena pemain yang nothing to lose itu yang kadang-kadang sangat berbahaya," katanya.

"Kalau bisa seluruh pemain punya kesamaan visi, bisa bermain dengan kolektivitas. Bermain di hadapan publik sendiri dan support dari suporter, ini menjadikan energi positif. Mudah-mudahan besok pemain bisa bermain lepas dan berharap kemenangan," harap Ansyari.

Tekanan Tinggi di Laga Penentuan

Laga ini bukan hanya penting bagi PSS, tetapi bagian dari persaingan ketat di papan atas. Dua tim lain, Persipura Jayapura dan Barito Putera, juga memainkan partai penting di waktu yang sama.

Saat ini, PSS memimpin klasemen dengan 53 poin, sama dengan Persipura, namun unggul head-to-head. Sementara Barito Putera menguntit di posisi ketiga dengan 50 angka.

"Ini karena momentum match terakhir ya, karena ada tiga tim yang punya kemauan yang sama untuk lolos langsung. Jadi saya kira atmosfernya pasti tinggi, tensinya juga tinggi," ucap Ansyari.

"Semua pemain saya lihat mereka bebannya tidak terlampau nervous, malah saya kira mereka happy menghadapi pertandingan besok.

"Ini momen akan mereka ambil untuk membahagiakan orang-orang di Sleman dan juga bisa membahagiakan orang tuanya. Jadi momentum besok bisa menjadikan sejarah pribadi buat mereka sendiri," imbuh dia.

Kondisi Tim dan Duel Taktik

Untuk laga penentuan ini, PSS dipastikan kehilangan bek senior Fachruddin Aryanto karena terkena akumulasi kartu. Namun, Ansyari menegaskan absennya satu pemain tidak akan mengganggu kekuatan tim.

"Selain Fachruddin, semua pemain dalam kondisi fit. Kami punya kualitas merata, jadi satu pemain absen bukan masalah besar," papar eks gelandang Timnas Indonesia era 90-an itu.

Di sisi lain, duel ini juga mempertemukan Ansyari dengan pelatih PSIS, Kas Hartadi, yang sudah lama dikenalnya. "Kami sudah saling tahu. Pernah bermain bersama juga di Timnas. Jadi masing-masing sudah memahami karakter," ungkap Ansyari.

"Untuk pertandingan besok teman-teman juga semua sangat siap, apalagi besok atmosfernya luar biasa, banyak yang datang menonton. Itu untuk menambah energi dan kekuatan pemain agar bisa memenangkan pertandingan besok," timpal winger PSS, Terens Puhiri.

Read Entire Article
Bola Indonesia |