Penjelasan Lengkap John Herdman soal Alasannya Pimpin Timnas Indonesia dari Tribune: Mereka Cetak 3 Gol Tanpa Pelatih di Pinggir Lapangan

18 hours ago 10

Bola.com, Bogor - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjelaskan alasan keputusannya tidak langsung berada di bangku cadangan ketika tim asuhannya melawan Timnas Kamboja dalam partai pertama Grup A Piala AFF 2026.

Arsitek tim asal Inggris itu mengaku sengaja memulai pertandingan dari tribune sebelum turun mendampingi Timnas Indonesia di sisi lapangan.

Timnas Indonesia mengawali kiprah di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27-7-2026) malam WIB.

Lima gol Timnas Indonesia berasal dari hattrick Mitchell Bakker pada menit keenam, ke-15, dan ke-56, Sandy Walsh pada menit ke-24 serta Jens Raven pada menit ke-86.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Ungkapan John Herdman

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Herdman mendapat pertanyaan mengenai pilihannya menyaksikan awal laga dari tribune sebelum bergabung ke bangku cadangan.

"Ada dua bagian. Yang pertama adalah memberi kepercayaan kepada para pemain. Kami telah melakukan banyak pekerjaan bagus di balik layar bersama kelompok kepemimpinan tim. Saya rasa kami memiliki para pemimpin yang luar biasa dalam skuad ini," ujar Herdman seraya tersenyum.

"Ada enam pemain yang memimpin tim, dan mereka tidak selalu membutuhkan pelatih berada di sana. Seperti yang bisa Anda lihat, mereka mencetak tiga gol tanpa pelatih berada di pinggir lapangan," jelasnya.

Tujuan John Herdman

Herdman mengatakan satu di antara tujuan dari langkah tersebut adalah memberi ruang kepada para pemain untuk menunjukkan kapasitas kepemimpinan di atas lapangan.

Menurutnya, Timnas Indonesia memiliki kelompok pemain yang mampu mengambil tanggung jawab tanpa harus terus bergantung kepada instruksi pelatih dari tepi lapangan.

"Ini tentang memberikan contoh bahwa tim ini dipenuhi para pemimpin. Terkadang mereka memang membutuhkan pelatih, dan malam ini bukan satu di antara momen tersebut," tutur Herdman.

Mengamati Laga

Selain memberi kepercayaan kepada para pemain, Herdman memanfaatkan posisinya di tribune untuk mengamati jalannya pertandingan dari perspektif yang berbeda.

Cara itu dipilih agar ia bisa mengevaluasi implementasi program latihan yang telah dijalani Skuad Garuda selama tiga pekan terakhir.

"Bagi saya, penting untuk melihat pertandingan dari sudut pandang taktik yang berbeda, untuk melihat bagaimana hasil kerja selama tiga minggu terakhir diterapkan di bawah tekanan, di bawah sorotan lampu besar, di depan banyak penonton, melawan lawan yang sulit," ungkap Herdman.

"Jad,  bagi saya, ini adalah malam yang baik. Saya bisa melakukan sedikit dari semuanya. Rasanya menyenangkan," ucapnya.

Read Entire Article
Bola Indonesia |