PSBS Biak Dibantai Dewa United, Marian Mihail Bongkar Situasi Internal: Pemain Sibuk Berkomunikasi dengan Manajemen

17 hours ago 14

Bola.com, Bantul - Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, mencoba bersikap profesional di tengah situasi pelik yang dialami timnya. Arsitek asal Rumania itu memahami kondisi internal klub yang sedang terganggu persoalan finansial.

PSBS Biak kembali menelan hasil buruk setelah dihajar Dewa United dengan skor mencolok 0-5 pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (8/5/2026) malam WIB.

Tiga gol kemenangan Dewa United diborong Alex Martin pada menit ke-4, 56' (P), dan 90+2' (P). Dua gol lainnya dicetak Taisei Marukawa (51') serta gol bunuh diri Nurhidayat (90+6').

Kekalahan itu mempertegas situasi sulit yang dialami Badai Pasifik. PSBS memang tengah diterpa problem finansial berupa penunggakan gaji pemain yang berimbas pada performa tim hingga akhirnya terdegradasi ke kasta kedua musim depan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pemain Hilang Fokus

Mihail mengungkapkan kondisi tim sebenarnya sudah tidak ideal bahkan sebelum pertandingan dimulai. Pemain disebut lebih sibuk membicarakan masalah internal dengan manajemen ketimbang mempersiapkan laga.

"Pertandingan ini sudah sangat tidak seimbang sejak awal karena para pemain kami sibuk berbicara dengan manajemen untuk mengklarifikasi situasi mereka," ujar Mihail usai laga.

"Mereka tidak melakukan pemanasan dan tidak keluar untuk pemanasan jadi kami memulai pertandingan dalam kondisi yang sangat sulit. Untungnya bagi klub kami dan bagi sepak bola Indonesia, laga tetap dimainkan. Saya sangat senang akan hal itu."

"Secara profesional, karena saya pernah bertanggung jawab atas sepak bola di negara saya selama hampir empat tahun dan memiliki jabatan administratif, saya tahu betapa sensitif dan sulitnya masalah-masalah seperti ini."

"Itulah mengapa saya bersikap netral dalam masalah ini, karena saya tahu citra sepak bola Indonesia tidak pantas mendapatkan hal seperti ini. Liga dan PSSI sudah berbicara sangat jelas mengenai situasi kami," kata Mihail.

Tetap Hormati Kompetisi

Namun, Mihail menyayangkan anak asuhnya karena terlalu memikirkan persoalan di luar lapangan. Menurut dia, mekanisme penyelesaian tunggakan sebetulnya sudah diatur melalui sistem lisensi klub.

"Ada mekanisme melalui lisensi klub untuk menyelesaikan utang kepada pemain, terutama gaji. Segalanya sudah jelas dan saya sedikit kecewa pemain saya tidak memahami hal itu dan tetap fokus pada masalah di luar sepak bola," ucapnya.

Terlepas dari situasi timnya, Marian Mihail tetap memberikan apresiasi kepada Dewa United yang dianggap tampil modern dan memiliki kualitas permainan yang baik.

"Mereka tim yang sangat bagus, bersaing di papan atas. Mereka mirip Bali United, bermain dengan sepak bola modern, proaktif, dan punya penguasaan bola kolektif yang baik," puji Mihail.

Fokus Bangun Masa Depan PSBS

Pelatih berusia 67 tahun itu menegaskan dua pertandingan tersisa musim ini bakal dimanfaatkan untuk melihat pemain yang layak dipertahankan musim depan. Ia ingin membangun ulang tim dengan identitas kuat khas Papua.

"Bagi kami, ini menjadi latihan yang bagus karena kami sedang menyiapkan masa depan tim ini. Kami ingin melihat pemain mana yang mampu membangun kembali tim ini dengan identitas jelas yang mewakili jiwa Biak," tuturnya.

"Itulah mengapa kami menggunakan dua laga terakhir untuk memantau pemain. Itulah alasan Yano ada di sini bersama saya. Saya rasa ini laga pertamanya musim ini dan saya senang untuknya meski itu bukan posisi aslinya."

"Saya juga ingin memainkan Tobias menggantikan Hassan karena dia pemain berkualitas, tapi sayangnya dia kurang tidur dan tidak bisa hadir."

"Ide besarnya adalah membangun kembali tim dengan pemain Papua yang punya semangat, mentalitas, dan disiplin yang baik," tutup Mihail.

Persaingan di BRI Super League

Read Entire Article
Bola Indonesia |