Super League 2026/2027 Diwarnai Derbi DIY: PSIM Vs PSS Diharap Bisa Hadirkan Laga Seru dengan Penonton

13 hours ago 6

Bola.com, Jakarta - Super League 2026/2027 bakal makin semarak dengan kembali tersajinya duel panas bertajuk Derbi DIY. Kepastian itu didapat setelah PSS Sleman berhasil promosi ke kasta tertinggi Liga Indonesia musim depan.

PSS Sleman naik kasta usai mengunci status runner-up Pegadaian Championship 2025/2026.

Kehadiran Super Elja bakal membuat persaingan Super League musim depan kian berwarna, khususnya bagi persepakbolaan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Seperti diketahui, pada BRI Super League 2025/2026, PSIM Yogyakarta menjadi satu-satunya wakil Kota Gudeg yang berkiprah di strata tertinggi kompetisi sepak bola nasional.

Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, menilai persaingan antarklub asal DIY akan membikin Super League makin menarik untuk disaksikan. Ia pun berharap Derbi DIY dapat digelar dengan kehadiran penonton di stadion.

"Harapannya sih bisa tetap dengan penonton ya, karena kan bagaimanapun juga tiket itu merupakan salah satu sumber revenue bagi klub. Harapannya seperti itu," ujar Liana.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Hormati Keputusan

Meski berharap pertandingan bisa dihelat dengan penonton, Liana Tasno tetap menghormati kebijakan dari kepolisian. Menurutnya, aspek keamanan jadi hal yang tidak bisa ditawar dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola.

"Jadi bagaimanapun arahan dari pemegang kepentingan perizinan itu akan kami hormati, walaupun saya punya harapan seperti itu," tuturnya.

Apabila Derbi DIY nantinya mendapat izin untuk dihadiri penonton, Liana berharap suporter PSIM maupun PSS dapat menunjukkan kedewasaan dan bersama-sama menjaga nama baik klub masing-masing.

"Karena perilaku dari oknum segelintir itu yang bisa merusak kebaikan klub yang begitu besar atau nama besar yang memang sedang berkompetisi," kata Liana Tasno.

"Saya harap semua dewasa, karena klub besar itu enggak bisa bergantung terhadap kekuatan manajemennya saja atau kekuatan pemerintah setempat, tapi sampai akar rumput ini yang harus mendukung klub kebanggaan mereka," lanjutnya.

Sedang Diupayakan

Sementara sisi lain, Pemerintah Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kabupaten Sleman tengah intens berkoordinasi agar pertandingan sarat gengsi tersebut dapat dinikmati langsung oleh penonton di stadion.

"Kami sudah rembukan sama Pak Bupati untuk bagaimana kami bisa nonton nyaman dan aman. Nanti InsyaAllah PSIM sama PSS aman," ucap Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Hermawan.

"Derbi tanpa penonton tidak seru, seperti latihan, karena apa pun PSS juga perlu pemasukan. Kami harap nanti Polres tidak ragu-ragu mengeluarkan izin dengan kapasitas penuh. Saya berharap seperti itu," timpal Bupati Sleman Harda Kiswaya.

I.League selaku operator kompetisi telah mengumumkan kalender resmi musim 2026/2027. Super League dijadwalkan dimulai pada 4 September mendatang.

Read Entire Article
Bola Indonesia |